Perkembangan zaman menjadikan dunia semakin praktis dalam genggaman teknologi.

Munculnya dispenser merupakan salah satu contoh teknologi yang menjadikan kehidupan berjalan dengan efisien dan tidak ribet.

Bagaimana tidak manusia tidak perlu lagi untuk memasak sendiri air yang hendak diminum.

Namun apa jadinya jika dispenser milik anda rusak tiba-tiba dan menjadikan hidup anda tidak praktis seperti semestinya? Kali ini akan dibahas bagaimana service dispenser sendiri di rumah tanpa harus ribet menghubungi teknisi service AC Jakarta Pusat.

Sebelum anda mulai memperbaiki dispenser, alangkah baiknya jika mengetahui gejala kerusakannya terlebih dahulu, agar nantinya tidak terjadi kesalahan dalam perbaikan, sehingga menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Perbaikan dispenser inipun didasari atas gejala atau permasalahan umum yang biasanya timbul dan dirasakan banyak orang. Di bawah akan dibahas cara memperbaiki dispenser sesuai gejala yang ditemukan

1. Kebocoran pada Dispenser

Gejala yang satu ini merupakan permasalahan yang paling mudah cara mengatasinya. Kebocoran ini sendiri bisa disebabkan karena selang yang bocor, kebocoran pada galon atau bahkan kran air yang tidak tertutup rapat.

Sebelum anda memperbaiki, alangkah baiknya untuk mencari sumber kebocoran tersebut. Bisa dilakukan dengan menggunakan air mineral botol 1.5 liter sebagai pengganti galon.

Apabila terdapat tetesan air berarti yang bermasalah kran anda. Anda bisa memperbaiki gejala ini dengan membuka pemutar pada kran dan mengecek karet yang ada di dalamnya.

2. Air pada Dispenser Tidak Panas

Permasalahan ini bisa disebabkan karena rusaknya elemen tabung pemanas, kabel rangkaian listrik ataupun peraba suhu. Cara mengecek kerusakan yang terjadi bisa menggunakan multimeter dengan skala oHm. Setelah mengetahuinya, ganti komponen yang rusak tersebut.

3. Dispenser Mati

Permasalahan ini jamak dialami oleh orang banyak. Biasanya ditandai dengan lampu LED yang mati. Permasalahan ini bisa timbul karena saklar yang rusak, sambungan kabel terputus, dan thermofuse yang putus.

Penanganannya sama seperti permasalahan sebelumnya, yaitu menggunakan multimeter dengan skala ohm. Jika sudah menemukan penyebab kerusakannya segera ganti komponen yang rusak tersebut dengan komponen yang baru.