Sampah organik yang tidak dibuang ke dalam tempat sampah plastik besar adalah salah satu jenis sampah yang selalu ada. Yap, karena sampah ini adalah sampah alami yang berasal dari alam. Sampah ini tentunya tidak terlalu berbahaya apabila dibandingkan dengan jenis sampah lainnya seperti sampah Nonorganik dan B3.

Contoh sampah organik juga mudah untuk kita temui sehari – hari misalnya bekas sayur – sayuran, bekas buah – buahan, daun kering , dan masih banyak lagi.

Ciri – ciri sampah organik yang paling mudah kita pahami adalah sampah organik bisa mudah terurai oleh alam berbeda dengan sampah nonorganik yang memang sulit untuk terurai oleh alam.

Sampah organik juga biasanya terbagi menjadi 2 jenis yaitu sampah organik basah dan juga sampah organik kering.

  • Sampah organik basah

Sampah organik basah adalah sampah yang di dalamnya memiliki kandungan air. Contoh jenis sampah ini adalah seperti bekas buah – buahan busuk, bekas sayuran busuk, dll.

  • Sampah organik kering

Nah untuk sampah kering, adalah sebuah sampah yang di dalamnya tidak ada kandungan airnya. Misalnya adalah sampah kertas, sampah kayu kering, sampah daun kering, dll.

Sampah organik juga perlu dikelola dengan baik agar tidak terlalu mengendap dan menimbulkan asam pada unsur tanah.

Dan berikut ini adalah manfaat dalam mengelola sampah organik yang harus kamu ketahui :

  1. Bisa dijadikan pupuk organik yang bagus untuk tanaman dan perkebunan
  2. Untuk mengurangi sampah organik yang ada di lingkungan kita
  3. Bisa mengurangi biaya pengangkutan sampah untuk ketempat TPA
  4. Bisa mengurangi gangguan lingkungan berupa bau, saluran air macet, sebaran penyakit hingga tanah longsor.

Lahan bisnis

Ya jika kita memang serius untuk mengelola sampah organik, tentu lama kelamaan akan bisa menjadi ladang bisnis untuk kita. Dan jelas hal ini selain bisa turut membersihkan lingkungan, juga bisa menjadi pemasukan tambahan untuk kita. Sudah banyak contoh orang yang berhasil dalam bidang pengelolaan sampah.

Itulah penjelasan singkat mengenai sampah organik yang perlu kamu ketahui.

Dengan begitu kami berharap kita bisa lebih bijak lagi terhadap sampah. Tidak hanya pada sampah organik, tapi jenis sampah lainnya juga.